Model Pembelajaran Siklus Belajar (Learning Cycle)

untuk Guru dan Mahasiswa Calon Guru

Wednesday, May 2, 2012

Model Pembelajaran Siklus Belajar (Learning Cycle)

Siklus Belajar, Apakah itu?

Jumpa lagi di blog ptk dan model pembelajaran. Kini kita akan membahasa model pembelajaran siklus belajar atau dalam istilah Inggrisnya Learning Cycle. Siklus belajar ( learning cycle ) merupakan model pembelajaran yang berorientasi pada teori Piaget dan teori pembelajaran kognitif serta aplikasi model pembelajaran konstruktivis. Model ini dikembangkan oleh Robert Karplus dan koleganya dalam rangka memperbaiki kurikulum sains SCIS  ( Science Curriculum Improvement Study) dengan tahapan-tahapannya : exploration, invention dan discovery, namun kemudian dikembangkan oleh Charles R. Barman dengan tahapan-tahapannya : exploration phase, concept introduction, dan concept application. Selanjutnya model ini kemudian dikembangkan lagi dan dewasa ini lebih dikenal dengan model siklus belajar sains 4-E ( 4-E science learning cycle ), dengan tahapan-tahapan : exploration phase, explanation phase, expansion phase, evaluation phase (Carin 1993:87)

Menurut Lawson (1989) dalam Bybee (1996:205) siklus belajar  sains  adalah satu cara berpikir dan bertindak yang cocok untuk siswa belajar. Penggunaan siklus belajar (learning cycle)  memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengungkapkan pengetahuan sebelumnya dan kesempatan untuk menyanggah, mendebat gagasan-gagasan mereka, proses ini menghasilkan ketidakseimbangan kognitif, sehingga  mengembangkan tingkat penalaran yang lebih tinggi, dan merupakan suatu pendekatan yang baik untuk pembelajaran sains.

Menurut  Renner dan Marek  dalam Martin (1994:202-203)  bahwa dari riset yang mereka lakukan tentang penggunaan  model siklus belajar (learning cycle)  pada pembelajaran ternyata hasilnya dapat meningkatkan prestasi  anak-anak dan meningkatkan pengembangan keterampilan prosesnya. Mereka juga mengakui bahwa siklus belajar (learning cycle) dapat meningkatkan intelektual anak. Bagaimanapun juga mereka menyimpulkan  bahwa model siklus belajar (learning cycle) adalah suatu cara untuk membantu anak-anak menerapkan matematika, keterampilan ilmu kemasyarakatan, menginterpretasikan grafik, tabel, dan poster serta asimilasi data untuk memecahkan masalah, dan menentukan maksud atau arti kalimat.  Para peneliti mengungkapkan bahwa siklus belajar (learning cycle) adalah suatu cara alami untuk belajar dan memenuhi tujuan pendidikan uang utama : membantu anak-anak belajar bagaimana cara berpikir.

Fase atau Langkah-Langkah Siklus Belajar

Fase-fase siklus belajar sains  (the science learning cycle)  dengan penjelasan fase-fasenya  sebagai berikut :

Fase  I. Exploration (penyelidikan)

Pada fase ini para siswa belajar melalui keterlibatan dan tindakan-tindakan, gagasan-gagasan mereka dan hubungan-hubungan dengan materi baru diperkenalkan dengan bimbingan guru yang minimal agar memungkinkan siswa menerapkan pengetahuan sebelumnya, mengembangkan minat, menumbuhkan dan memelihara rasa ingin tahu terhadap materi itu. Materi perlu disusun secara cermat sehingga sasaran belajar itu menggunakan konsep dan gagasan yang mendasar. Selama fase ini guru menilai pemahaman para siswa terhadap sasaran pelajaran. Menurut Bybee bahwa, tugas guru disini tidak boleh memberitahukan atau menerangkan konsep.

Fase  II. Explanation (Pengenalan)

Pada fase ini para siswa kurang terpusat dan ditunjukkan untuk mengembangkan mental. Tujuan dari fase ini guru membantu para siswa memperkenalkan konsep sederhana, jelas dan langsung yang berkaitan dengan fase sebelumnya, dengan berbagai strategi para siswa disini harus terfokus pada pokok penemuan konsep-konsep yang mendasar secara kooeperatif dibawah bimbingan guru (guru sebagai fasilitator) mengajukan konsep-konsep itu secara sederhana, jelas dan langsung.

Fase  III.Expansion (Perluasan)

Pada fase ini para siswa  mengembangkan konsep-konsep yang baru dipelajari untuk diterapkan pada contoh-contoh lain, dipakai sebagai ilustrasi konsep intinya dapat membantu para siswa mengembangkan  gagasan-gagasan mereka dalam kehidupannya.

Fase  IV. Evaluation (Evaluasi)

Pada fase ini ingin mengetahui penjelasan para siswa terhadap siklus pembelajaran ini. Evaluasi dapat berlangsung setiap fase pembelajaran, untuk menggiring pemahaman konsep juga perkembangan keterampilan proses. Evaluasi bukan hanya pada akhir bab. Dari fase-fase yang disebutkan di atas menurut  Carin dan Martin tujuan paedagoginya adalah sama. Untuk jelasnya seperti pada gambar.
langkah-langkah siklus belajar (learning cycle)
Fase-Fase Siklus Belajar (Learning Cycle 4E)

Referensi:

Carin, A.A . 1993. Teaching Science Through Discovery . Seventh Edition .New York : Mcmillan   Publishing Company.

Martin, Ralph.E. 1994. Teaching Science For All Children. Boston :Allyn and Bacon.

Bybee, W.R , Trowbridge L.W. 1996. Teaching Secondary School Science : Strategies for Develoving Scientific Literacy . New Jersey :Merrill Publishing.
Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Beli Buku Secara Online, ada beragam jenis dari ribuan koleksi

Penelitian Tindakan KelasPenelitian Tindakan KelasLangkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi GuruMetode Penelitian Tindakan Kelas: untuk Meningkatkan Kinerja Guru dan DosenModel Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasi dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)Model-Model Pembelajaran Inovatif dan EfektifModel Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan EfektifMedia Pembelajaran Aktif: Bukunya Para GuruPengantar Evaluasi Pendidikan: Berdasarkan. Teori tes Klasik dan Modern Toko Buku Online