Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD : Cara Memperkenalkan

untuk Guru dan Mahasiswa Calon Guru

Friday, May 4, 2012

Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD : Cara Memperkenalkan

Cara Memperkenalkan Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD

Blog ptk dan model pembelajaran kali ini menulis tentang bagaimana cara memperkenalkan model pembelajaran tipe STAD untuk pertama kalinya kepada siswa di kelas. Yuk disimak. Melaksanakan pembelajaran kooperatif sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Walaupun demikian tetap butuh persiapan yang matang, supaya pembelajaran kooperatif yang dilaksanakan oleh guru tidak menjadi pembelajaran tradisional - konvensional walaupun telah bersetting pembelajaran berkelompok.

Langkah-Langkah oleh Guru

Bila pembelajaran kooperatif pertama kali dilaksanakan di dalam kelas, sebaiknya guru terlebih dahulu memperkenalkannya kepada siswa. Salah satu model pembelajaran kooperatif yang relatif sederhana pelaksanaannya adalah model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams-Achievement Divisions) yang telah dikembangkan oleh Slavin (1994). Langkah-langkah yang dapat dilakukan guru untuk memperkenalkan model pembelajaran kooperatif kepada siswa adalah sebagai berikut:

  1. Bagi siswa ke dalam kelompomyang terdiri dari 4 - 5 orang. Sebagai catatan: 4 anggota lebih baik. Anggota kelompok dapat ditempatkan 5 orang jika kelas tersebut tidak dapat dibagi 4 secara merata. Sebelum membagi mereka, peringkatkan siswa anda berdasarkan kinerja akademik yang telah guru rekam melalui catatan nilai mereka. Kemudian bagi daftar tersebut menjadi 4 bagian. Keempat bagian menunjukkan kelompok siswa dengan kinerja akademik: Tinggi - Sedang - Sedang - Kurang. Selanjutnya, ambil dari setiap bagian itu 1 siswa, sehingga setiap kelompok terdiri dari 4 anggota dengan kinerja akademik tinggi, sedang, sedang, dan kurang. Perhatikan pula keseimbangan jenis kelamin, kesukuan, agama, sosial, dan ekonomi setiap kelompok yang dibentuk sehingga benar-benar heterogen. Bila siswa berlebih (dari komposisi 4 orang per kelompok, maka beberapa kelompok dapat diisi dengan 5 orang, dengan catatan, sebaiknya siswa lebih itu harus berasal dari siswa dengan kinerja akademik sedang.
  2. Siapkan lembar kerja atau beberapa tugas yang akan diberikan pada pembelajaran, di mana selama pembelajaran setiap kelompok bertugas menguasai atau menyelesaikan lembar kerja/tugas dan saling bantu untuk menguasai tugas/lembar kerja tersebut.
  3. Saat guru mulai memperkenalkan pembelajaran kooperatif tipe STAD, dalam kegiatan pembelajarannya guru dapat mulai dengan membacakan tugas-tugas tim. Selanjutnya mintalah setiap tim untuk menyatukan meja, dan beri bantuan untuk proses transisi ini agar kelas tidak menjadi ribut. Berilah waktu beberapa menit (misal 10 menit) untuk memberi kesempatan kepada setiap kelompok memberi nama tim mereka. Beri inspirasi bila dibutuhkan.
  4. Berikutnya, bagilah lembar kerja atau tugas yang telah anda siapkan sebagaimana tersebut di atas (cukup 2 eksemplar untuk setiap tim, JANGAN LEBIH).
  5. Sarankan setiap tim untuk bekerja di kelompoknya secara berpasangan (berdua-berdua atau berdua-bertiga bagi kelompok yang beranggotakan 5 orang). Mereka dapat diajarkan berbagi tugas, atau saling mengoreksi, menjelaskan, dan mengkritisi pekerjaan pasangan lain di dalam kelompoknya.
  6. Selalu memberi penekanan kepada seluruh kelompok agar jangan berhenti mempelajari lembar kerja / tugas sebelum SEMUA anggota kelompok memiliki pemahaman yang sama terhadap tugas yang telah diberikan itu. Jelaskan kepada siswa bahwa hasil pekerjaan mereka di lembar kerja atau tugas tersebut tidak akan dinilai, hanya dijadikan sebagai latihan saja.
  7. Apabila siswa mempunyai pertanyaan, upayakan agar mereka terlebih dahulu menanyakan pertanyaan itu kepada anggota lain di dalam kelompoknya.
  8. Berkelilinglah di dalam kelas dan pujilah kinerja-kinerja yang baik yang ditampilkan siswa. Beri umpan balik bagaimana cara mereka bekerja sama di dalam kelompok.
  9. Berikanlah tugas/lembar kerja lainnya. Kali ini mereka tidak boleh bekerja sama. Berikan waktu yang cukup untuk mengerjakannya secara individual. Ini adalah saat setiap anggota kelompok bahwa mereka telah berusaha belajar dengan baik pada saat tugas / lembar kerja pertama (yang sebelumnya) diberikan. Saat menyelesaikan tugas individual ini, pisahkanlah meja mereka bila dibutuhkan.
  10. Kumpulkan lembar kerja/tugas. Hitung nilai setiap individu anggota kelompok untuk pengerjaan tugas tersebut. Nilai didasarkan pada skor peningkatan terhadap skor dasar (nilai ulangan atau tugas mereka sebelumnya).
  11. Kumpulkan nilai-nilai anggota kelompok sebagai nilai tim mereka. Beri penghargaan kepada kelompok-kelompok yang memiliki nilai bagus, juga individu yang memberikan sumbangan bagus kepada kelompoknya. Semua ini dimaksudkan sebagai bentuk akuntabilitas  setiap individu anggota tim terhadap kelompoknya masing-masing.

Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Beli Buku Secara Online, ada beragam jenis dari ribuan koleksi

Penelitian Tindakan KelasPenelitian Tindakan KelasLangkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi GuruMetode Penelitian Tindakan Kelas: untuk Meningkatkan Kinerja Guru dan DosenModel Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasi dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)Model-Model Pembelajaran Inovatif dan EfektifModel Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan EfektifMedia Pembelajaran Aktif: Bukunya Para GuruPengantar Evaluasi Pendidikan: Berdasarkan. Teori tes Klasik dan Modern Toko Buku Online